Minggu, 10 Juli 2011

SEMANGAT KERJA DALAM ISLAM

Islam adalah agama yang paling sempurna yang diturunkan Allah SWT untuk seluruh umat manusia. Didalamnya diatur berbagai macam aturan, baik yang menyangkut ibadah maghdoh maupun ibadah ghairu maghdoh (muamalat). Islam mengajarkan kepada setiap pemeluknya untuk selalu bekerja keras di dalam kehidupannya. Ada banyak nash Al-Qur’an maupun hadis Nabi SAW yang mengajarkan agar umat Islam bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa melalaikan kehidupan akhirat.

Dalam Al-Qur’an Surat Al-Qashash ayat 77, misalnya, Allah SWT menegaskan: “Dan carilah apa yang dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagiamu dari (kenikmatan) duniawi, dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu.”

Begitu pula Rasulullah SAW mengingatkan dalam suatu hadisnya: “Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan kamu akan hidup selama-lamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seakan-akan kamu akan mati besok.”

Dalam ayat dan hadis diatas sangatlah jelas bahwa Islam menghendaki setiap muslim agar tidak mudah putus asa dan memiliki etos kerja (semangat kerja) yang tinggi dalam hidupnya. Namun dalam kesibukannya dalam urusan dunia hendaklah diniatkan untuk menjadi ladang amal yang baik untuk kehidupan akhirat. “Ad_dunya mazra’atul akhirath” Dunia adalah sawah ladang akhirat. Karena itu, segala perbuatan manusia selama didunia, baik dan buruk menjadi amal yang baik apabila itu didasarkan pada niat ibadah kepada Allah SWT.

Jadi cukup jelaslah konsep Islam mengenai urusan bekerja dan berusaha, yaitu Islam sangat menganjurkan umatnya bekerja keras dan tidak boleh menyia-nyiakan waktu dan kesempatan. Sungguh rugilah orang yang tidak memanfaatkan waktu untuk bekerja atau beramal kebajikan.
Dengan demikian semangat kerja dalam Islam hendaknya didasarkan pada niat ikhlas untuk beribadah kepada Allah SWT.

SEMANGAT !  SEMANGAT !  SEMANGAT !
Wallahu ‘alam bis-showwab.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar